Thursday, January 27, 2011

Giliran Facebook Rilis Ponsel


Facebook, terusik juga membuat ponsel. Surat kabar Inggris, City AM melaporkan bahwa facebook menggandeng HTC untuk pengembangan dua ponsel facebook.
Belum ada gambaran detil mengenai spesifikasi ponsel ini. Yang baru terungkap adalah kedua ponsel itu akan mengusung OS Anroid. Ia akan memiliki fitur yang memungkinkan penggunanya bisa melakukan akses ke jejaring sosial, termasuk membuka dan mengupdate status, chatting dan menelepon.


Sebagai ponsel 'resmi' ponsel ini akan dibalut oleh ikon facebook. Selain logo facebook, warna biru 'facebook' akan membalut ponsel ini. Diantara dua ponsel yang tengah dikembangkan, satu diantaranya berdesain Qwerty. Ponsel ini diperkirakan akan diperkenalkan pada ajang Mobile Wprld Congres 2011.
Kabar bahwa facebook akan merilis ponsel telah berkembang sejak September 2010. Menyusul adanya kerjasama antara facebook dengan HTC.
Selengkapnya...

Smartphone Android Bisa Jadi Satelit Luar Angkasa


Ponsel android mungkin kelak tak hanya berfungsi sebagai smartphone atau ponsel pintar. Sebuah perusahaan pengembang satelit di Inggris punya rencana edan karena berencana menggunakan ponsel android sebagai otak satelit.
Percobaan tersebut saat ini sedang dilakukan oleh Surrey Satellite Technology Limited (SSTL) di Guildford, Inggris, sebagai bagian dari inisiatif menggunakan kemajuan teknologi untuk membuat biaya satelit menjadi lebih murah.


Ide dari proyek ini memang masuk akal. Sebagaimana dilansir BBC, pihak SSTL menilai smartphone modern sangat luar biasa setelah dilengkapi prosesor 1 GHz dan memiliki memori yang berkapasitas besar, apalagi ponsel android yang memiliki slot SD card tambahan.
Dalam hal ini, sebuah smartphone sebanding dengan komputer mini—dengan catu-daya mandiri, antarmuka input-output, dan komunikasi radio—artinya sangat mirip dengan komponen utama sebuah satelit. Bedanya, satelit membutuhkan hardware yang telah dirancang khusus langsung pada tingkatan CPU, peralatan elektronik yang memiliki ketahanan yang memadai untuk berada di ruang angkasa dan sistem piranti genggam—yang secara keseluruhan, biaya proses perancangan dan pembuatan satelit menjadi sangat mahal.

Untuk misi ringan dan sederhana, sebenarnya nano-satellite (satelit mini) sudah jauh lebih murah dibandingkan dengan satelit biasa—terutama biaya pengiriman ke angkasa. Namun, inovasi yang dikembangkan oleh SSTL ini akan naik setingkat di atasnya, yaitu dengan mengombinasikan satelit berukuran nano dengan smartphone.
SSTL sama sekali tidak akan melakukan perubahan atau penyesuaian apa pun pada smartphone berbandrol resmi 450 dollar AS yang dipakai. Mereka hanya akan mengaitkannya pada sirkuit satelit dengan menggunakan konektor standar. Sebuah kamera akan dipasang di dalam satelit (STRaND 1) yang menghadap ke layar smartphone untuk memastikan satelit berfungsi dengan baik dan mepermudah pengawasan dari markas.

Bagaimana cara kerjanya?
Pertama, STRaND akan bekerja menggunakan kemampuan elektronik dan kontrol perangkat kerasnya sendiri, lalu akan membawa peralatan eksperimen lain, termasuk kamera yang akan mengambil gambar bumi dari atas.
Selanjutnya STRaND akan memeriksa apakah handphone android masih berfungsi atau tidak. Jika perfungsi, handphone android akan mengambil alih kendali (diakui oleh SSTL, untuk fungsi ini mereka merancang aplikasi khusus yang diinstalasikan di dalam handphone android). Selanjutnya, satelit yang sudah diambil alih sepenuhnya oleh handphone android akan megatur posisi dengan menggunakan fungsi GPS yang ada di dalamnya, lalu mengendalikannya dengan gyros dan plasma jet mini. Handphone juga akan mengambil gambar satelit itu sendiri dari orbitnya.
Doug Liddle, Kepala Lab Sains SSTL, menjelaskan, mereka telah melakukaan uji terhadap handphone android di dalam ruang kedap udara di bumi untuk mengetahui apakah handphone tahan jika nanti terpapar kondisi yang tidak sama dengan bumi. Handphone Google android dinyatakan lolos—diperkirakan akan tahan berada di ruang angkasa selama setahun non-stop. Doug dan kelompoknya meyakini, peluncuran pertama yang akan diselenggarakan kuartal ketiga tahun ini akan berjalan dengan baik.
Mengapa temuan ini menarik? Jika eksperimen ini berhasil, akan ada babak baru dalam dunia persatelitan dengan biaya yang lebih hemat—hingga ratusan ribu poundsterling (dari sekitar 10 juta poundersterling) untuk misi-misi sederhana yang kecil. Teknologi satelit semakin penting peranannya dalam kehidupan kita di masa-masa yang akan datang. Tentu saja penemuan ini sangat penting dan strategis.
Selengkapnya...

Sunday, January 23, 2011

Sekolah-Menulis Online Makin Profesional

Setelah tiga tahun dikelola secara pribadi oleh Jonru, Sekolah-Menulis Online (SMO) kini bergabung dengan Oxford Course Indonesia (OCI). Kedua lembaga sepakat untuk mendirikan sebuah sekolah-menulis, baik format tatap muka maupun kelas online. Sekolah-menulis Online akan dikelola makin profesional dan menggunakan brand baru Writers Academy.

"Writers Academy tersedia dalam kelas online maupun tatap muka. Alumninya mendapat sertifikat resmi dari Depdiknas. Pengelolaannya jauh lebih profesional, karena bukan lagi bisnis perorangan," tulis Jonru dalam situs web www.belajarmenulis.com. Writers Academy dikelola oleh manajemen Oxford Course Indonesia yang telah berpengalaman 40 tahun dalam menyelenggarakan kursus Bahasa Inggris dan sejumlah lembaga pendidikan lain di Indonesia.


Untuk kelas tatap muka, rencananya akan berlokasi di kantor-kantor cabang OCI yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Adapun untuk kelas online, rencananya melanjutkan sistem yang selama ini sudah dibangun oleh SMO. Tentu saja dengan perbaikan dan pengembangan sesuai kebutuhan.

Kursus online pertama
SMO mengklaim sebagai lembaga pelatihan penulisan pertama di Indonesia yang berlangsung lewat internet. Boleh dibilang, SMO adalah pelopor di bidang yang satu ini. "Saat ini sudah banyak lembaga lain yang menyelenggarakan pelatihan penulisan lewat internet. Mereka umumnya terinspirasi oleh kesuksesan SMO," ujar Jonru.
Didirikan sejak Juli 2007, Jonru memulai dengan modal nekat. Nyaris tanpa modal. Sarananya hanya menggunakan layanan gratis di internet, seperti Milis Yahoo Groups dan Yahoo Messenger. Kini, SMO sudah menggunakan script yang canggih dan sistem administrasi yang menggunakan script canggih dari amember.com dan moodle.org.
Sistem belajar SMO cukup unik. Ada konferensi online, di mana para siswa dan mentor bisa berdiskusi secara langsung melalui fasilitas chatting. Ada bedah karya, di mana siswa dapat mengirim tulisan untuk dikomentari oleh para mentor. Semua modul pun tinggal di-download dari Ruang Kelas Online yang bisa diakses dengan username dan password khusus.

Selama ini, SMO hanya menyelenggarakan pelatihan penulisan lewat internet. "Memang sering juga diadakan pelatihan tatap muka, tapi hanya berbentuk seminar atau pelatihan sehari. Dan penyelengaranya dari Event Organizer tertentu. Kami dari SMO hanya sebatas sponsor publikasi," tutur Jonru.
Selama 3 tahun mengelola SMO, Jonru merasakan perkembangan lembaga yang dia dirikan ini begitu-begitu saja. Memang ada kemajuana, terutama nama SMO yang semakin populer di kalangan penulis di internet.
"Alhamdulillah, untuk menghidupi keluarga memang cukup. Tapi tentu setiap entrepreneur ingin bisnisnya terus dan terus berkembang, bukan?" tulis Jonru di blog pribadinya, www.jonru.net.
Karena itulah, Jonru menyambut gembira tawaran dari OCI untuk bekerja sama. "Saya berharap, semoga kerjasama ini bisa membuat SMO semakin berkembang," ujar Jonru.

Selengkapnya...

Wednesday, January 19, 2011

Benarkah Lebih dari 400 ribu Facebookers akan meninggal tahun ini?


Selama ini Facebook tidak banyak mengungkap data tentang perusahaan, situs mereka, keunganan atau yang lainnya. Hal tersebut tentu tidak memberikan pengiklan tentang perkiraan jumlah pengguna berdasar negara ataupun demografis. Menganalisis sebuah data tidak dapat secara langsung memberikan kontribusi sebuah kesimpulan, terutama yang berhubungan dengan statistik lainnya. Salah satu periset yang menerapkan hal tersebut adalah Entrustet yang menggunakan jumlah pengguna Facebook di Amerika Serikat bersama dengan data statistik resmi pemerintah untuk mendapatkan jumlah pengguna Facebook yang meninggal setiap tahunnya. Hal tersebut mungkin menjadi sedikit wajar dan riset itu hanya menggunakan data yang tersedia untuk umum.


“Pada bulan Juli kami memperkirakan bahwa kurang dari 385 ribu pengguna Facebook yang berbasis di AS agar akan meninggal di tahun berikutnya. Kami mengolah data ini dengan 500 juta pengguna Facebook dan memperkirakan bahwa 1,5 juta pengguna Facebook di seluruh dunia akan meninggal di tahun berikutnya,” tulis Entrustet lewat laman resmi mereka. Pihak mereka baru saja memperbarui perkiraannya untuk 2011 dan sekarang diperkirakan bahwa 408 ribu pengguna Facebook di AS akan meninggal tahun ini dan lebih dari 1,7 juta pengguna di seluruh dunia juga akan meninggal.

Jumlah tersebut sangat mengejutkan banyak pihak, namun perhitungan tersebut dipengaruhi dari jumlah pengguna yang mencapai 600 juta akun. Banyaknya orang dari segala usia yang menggunakan jejaring sosial, seharusnya jumlah tersebut tidak mengejutkan. Mencari tahu berapa banyak pengguna Facebook meninggal setiap tahun mungkin bukan sesuatu yang terjadi pada kebanyakan orang sekalipun. Hal tersebut sebagian akan menjelaskan fakta bahwa 11 juta pengguna yang berusia 20-24 tahun telah tergabung dalam 33 juta akun dalam enam bulan terakhir. Penjelasan lain yang mungkin adalah banyaknya akun yang palsu, double, atau yang lainnya.
Selengkapnya...

Siswa-siswi SMK di Surabaya Rakit 4.484 Laptop


SURABAYA, KOMPAS.com - Siswa-siswi SMK di Surabaya sudah membuktikan diri bahwa mereka sanggup merakit laptop sendiri dalam jumlah massal. Sebanyak 4.484 unit netbook atau laptop mini berhasil mereka rakit untuk kebutuhan sendiri.
Perangkat tersebut akan dibagikan ke sekolah-sekolah menengah kejuruan baik negeri maupun swasta di Jawa Timur sepanjang pertengahan Januari 2011. Netbook itu dirakit 700 siswa SMK negeri dan swasta di Surabaya pada akhir November 2010 atas dukungan Direktorat Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan Nasional.


Beberapa kepala sekolah SMK seperti dari Kabupaten Malang dan Bojonegoro terlihat mengambil komputer jinjing mini itu Senin (17/1/2011). Sebelum diserahkan, komputer jinjing mini dicek ulang oleh tim yang terdiri atas 12 siswa kelas X SMKN 2 Surabaya didampingi Hary Subagio Kepala Program Teknologi Informatika sekolah tersebut.

"Sesungguhnya sudah ada beberapa pengecekan awal, tetapi kontrol terakhir ini untuk meyakinkan karya siswa SMK memang bisa digunakan. Lagipula, ini sekaligus untuk pembelajaran siswa," tutur Hary.

Kepala SMKN 2 Surabaya Bahrun menambahkan, 4.484 komputer jinjing mini ini dibagikan kepada SMK Negeri Swasta se-Jawa Timur. Sebanyak 340 unit diberikan kepada 78 SMK Negeri Swasta di Surabaya. Adapun sisanya didistribusikan kepada 898 SMK Negeri dan Swasta di luar Surabaya, di Jatim.
Distribusi komputer jinjing mini untuk sekolah-sekolah di luar Surabaya hampir rampung pekan ini. Setelahnya, kata Bahrun, distribusi untuk sekolah di Surabaya. Diharapkan pekerjaan ini selesai sebelum Januari berakhir.
Setiap SMK mendapatkan 4 unit komputer jinjing mini dengan prosesor intel 1,66 GHz, perangkat keras (harddisk) 250 GB, memory 1 GB - DDR 3, perangkat baca kartu 8 in 1 card reader (MMC/RSmmc/sD).
Untuk perakitan itu, SMKN 2 Surabaya mencatatkan diri dalam rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai pemrakarsa perakitan laptop terbanyak.
Selengkapnya...

Facebook Tutup Aplikasi Informasi Pengguna

California: Situs jejaring sosial populer Facebook, kini kembali mengambil langkah terbaru dengan menutup aplikasi informasi pengguna khususnya. Misalnya, data pribadi seperti nomor telepon seluler atau ponsel dan alamat pengguna. Langkah ini diambil pengelola Facebook lantaran maraknya kejahatan di dunia maya.
Seperti dilansir situs Xinhua, Rabu (19/1), terhitung Jumat pekan silam Facebook sudah meniadakan aplikasi permintaan yang menanyakan informasi data pribadi seperti alamat dan nomor telepon. Terutama, saat pengguna selesai mengunduh aplikasi Facebook dan ingin memulai menggunakannya untuk sementara waktu.



Kendati demikian, langkah perubahan ini memicu protes banyak pengguna. Sebab, mereka tidak bisa melihat aplikasi tersebut akan memberitahukan informasi apa saja yang nantinya akan diakses selama proses instal aplikasi. Di lain pihak, pengelola Facebook gerah dengan maraknya kejahatan di dunia maya, terutama yang memanfaatkan informasi pengguna.

"Karena ini adalah informasi yang sensitif, kami mengizinkan akses informasi alamat rumah dan nomor telepon pengguna. Izin ini diberikan pada aplikasi yang akan digunakan dan melalui standar perizinan Facebook. Dan kami setuju untuk membuat perubahan ini. Kami juga akan segera mengumumkan secara resmi perubahan sementara ini." tulis pengelola Facebook, Douglas Purdy, dalam blog-nya.
Selengkapnya...

Sunday, January 16, 2011

Twitter mendapat perintah pengadilan atas Wikileaks


Pemerintah AS telah meminta Twitter untuk menyerahkan pesan pribadi dari dan ke penemu Wikileaks Julian Assange dan staf wikileaks lainnya. Dan itu juga berlaku untuk semua layanan website yang telah digunakan oleh Assange untuk mendapatkan rincian informasi pribadi tentang kegiatan Assange dan pendukungnya. Menurut laporan New York Times, Twitter telah diperintahkan oleh pemerintah AS sehubungan dengan investigasi yang saat ini sedang berlangsung.


Twitter diwajibkan menyerahkan data-data tersebut karena ini terkait dengan permintaan pemerintah dan penegakan hukum dalam rangka investigasi kriminal. Menurut panduan Twitter [PDF] mengatakan bahwa sesuai dengan kebijakan privasi dan ketentuan layanan, informasi mengenai pengguna twitter tidak akan rilis kecuali pihak twitter menerima panggilan pengadilan, perintah pengadilan atau proses hukum lainnya. Yang intinya menjelaskan bahwa permintaan tersebut hanya akan berlaku jika dikirim oleh penegak hukum.

Pada tanggal 14 desember 2010, departemen kehakiman telah menyerahkan perintah pengadilan yang mengatakan bahwa Twitter harus menyerahkan :
- session times dan catatan koneksi
- nomor telepon
- informasi kartu kredit
- Email dan alamat IP
- korespondensi dan catatan rekaman

Pengadilan memerintahkan Twitter untuk menyerahkan informasi miliki Assange, Wikileaks, Bradley Manning ( yang diduga sebagai orang yang bertanggung jawab untuk mentransfer kabel untuk Wikileaks), dan beberapa relawan dari Wikileaks termasuk Birgitta Jonsdottir, ROP Gongrijp, dan Appelbaum Yaku yang bertindak sebagai programmer.
Cukup mengejutkan jika Twitter adalah satu-satunya perusahaan yang mendapatkan perintah pengadilan terkait dengan wikileaks.
Selengkapnya...