Monday, December 27, 2010

Benarkah 'Fungsi Facebook' Terdapat di Otak Manusia ?


Jakarta - Satu bagian di otak manusia disebut-sebut memiliki kemiripan dengan fungsi Facebook. Dinyatakan demikian karena kemampuan bagian otak ini bisa menentukan seberapa banyak teman yang dimiliki oleh seseorang.

Bagian otak dimaksud dinamakan amygdala. Bentuknya kecil seperti almond. Sebelumnya, bagian ini dihubung-hubungkan dengan respon manusia kala ketakutan dan berempati. Namun kini sebuah studi baru mengungkap fungsi lainnya.


Semakin besar ukuran amygdala seseorang, maka dia bakal punya jaringan pertemanan yang lebih kompleks. Itulah hasil studi yang dilakukan di Massachusetts General Hospital, Amerika Serikat.

"Kami menemukan bahwa volume amygdala secara positif berkolerasi dengan ukuran dan kompleksitas jejaring sosial pada manusia dewasa," klaim Profesor Lisa Feldman yang membesut riset ini.

Tim Feldman mewancarai 58 relawan untuk mengetahui seberapa banyak kontak sosial mereka. Lalu, otak relawan di-scan untuk mengungkap strukturnya. Partisipan dengan ukuran amygdala terbesar ternyata memiliki kehidupan sosial yang paling kaya.

Dikutip detikINET dari Press Association, Senin (27/12/2010), hasil temuan sang profesor telah dilaporkan di jurnal Nature Neuroscience. ( fyk / ash )
Selengkapnya...

Rumah Cantik Hemat Energi


Ide memiliki rumah dengan matahari sebagai sumber energi sungguh menarik.
Sayangnya, rancangan sistem pemanas matahari yang ada sekarang kurang
menarik selera pasar. Tapi Anda bisa mencoba rumah cantik hemat energi
buatan OM Solar. Mau coba?

OM Solar, sebuah perusahaan dari Jepang, sedang mencoba merambah pasar
dengan meluncurkan sebuah sistem pemanas matahari yang dapat dikombinasikan
dengan rancangan rumah apapun. Perusahaan ini telah berhasil menjual 20 ribu
unit produk mereka di Jepang. Baru-baru ini, mereka membangun toko di
Sausalito, California. Menurut Peter Miles dari OM Solar, pada tahun ini
setidaknya ada enam rumah di AS akan memanfaatkan produk tersebut.


Bagaimana cara kerjanya? Selama musim panas, sistem ini menghangatkan
interior rumah, lantai, dan air. Panel-panel atap kaca memungkinkan matahari
menghangatkan udara dalam saluran-saluran udara yang berada di bawah
permukaan atap. Suhu udara hangat tersebut meningkat dan sebagian kemudian
dialirkan untuk memanaskan sebuah tanki air panas.

Kemudian aliran udara panas tersebut disalurkan ke sebuah ruang terbuat dari
beton di bawah lantai dasar. Beton tersebut menyerap sebagian udara panas
selama siang hari dan melepaskannya di malam hari. Udara hangat yang dilepas
menyelusup ke lantai dan menghangatkan ruangan di atasnya.

Pada musim panas, sistem ini menghembuskan udara hangat ke luar setelah
udara hangat tersebut digunakan untuk memanaskan air. Sistem ini juga
menyerap udara panas di dalam ruangan dan menyalurkannya berlawanan arah
dengan aliran yang terjadi di musim dingin.

Lalu di malam hari, sistem ini mengalirkan udara hangat ke ruang beton di
bawah lantai dan udara tersebut didinginkan sebelum memasuki ruang di atas
lantai. Anda juga memiliki pilihan untuk menambah panel-panel photovoltaic
yang menghasilkan tenaga listrik.

Untuk memasang sistem ini pada rumah, Anda hanya perlu mengeluarkan biaya
ekstra sebesar 8 hingga 15% dari yang seharusnya. Namun, menurut Miles,
sistem ini membuat Anda dapat menghemat pengeluaran untuk biaya energi
sebesar 40 hingga 75%.


Silahkan coba melihat disini dan disini.
Selengkapnya...

Waspadai Celah Kelemahan di Internet Explorer


Microsoft memperingatkan adanya celah kelemahan di browser Internet Explorer 6,7, dan 8. Celah tersebut berpotensi dieksploitasi orang jahat untuk menyusupkan program jahat saat pengunjung mengakses situs berbahaya.

Patch untuk menutup kelemahan tersebut tengah dikembangkan. Meski statusnya kritis, belum ada rencana Microsoft untuk melakukan update darurat. Sejauh ini, celah tersebut belum dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab.


"Sampai saat ini, dampak kelemahan ini masih sangat minim dan kami belum melihat ada konsumen yang jadi korban atau serangan aktif yang ditujukan kepada penggunanya," ujar Caelene Chmaj, juru bicara Microsoft Security Response Center (MSRC) dalam blog resmi Microsoft, Rabu (22/12/2010). ia mengatakan, meski demikian, pihaknya terus memantau kelemahan tersebut dan melakukan update secepatnya.

Kelemahan ini pertama kali dilaporkan beberapa minggu lalu oleh perusahaan keamanan Perancis Vupen yang ditemukan pada mesin HTML pada Internet Explorer.

Pengguna IE7 dan IE8 mungkin lebih kecil kemungkinannya menjadi korban karena browser ini dilengkapi fitur "Protected Mode" yang akan meminta izin keada pengguna jika akan melakukan isntalasi program, menjalankan aplikasi, atau memodifikasi komponen sistem operasi.

Microsoft menekankan pencegahan kepada pengguna profesional. seeumpatch keluar, disarankan menggunakan EMET (Enhanced Mitigation Experience Toolkit) 2.0 untuk meningkatkan upaya pertahanan di browser. Program tambahan ini gratis diunduh di situs Microsoft.
Selengkapnya...

Ilmuwan Singapura - AS Teliti Bersama Virus Flu


Singapura - Para ilmuwan dari Singapura dan Amerika Serikat (AS) telah merancang pendekatan otomatis untuk mengidentifikasi perubahan berbahaya dalam gen virus flu dengan tingkat keakuratan dan sensitivitas tinggi, kata Badan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Riset pada Senin.

Menurut badan tersebut, tersedia secara bebas sebagai paket perangkat lunak yang disebut "Graph-incompatibility based Reassortment Finder (GiRaF)", metode tersebut dapat menganalisa banyak data gen influenza dan kesemua delapan segmen gen virus untuk mendeteksi "reassortment".


Pendekatan ini merupakan hasil kolaborasi selama tiga tahun antara ilmuwan senior Niranjan Nagarajan dari ilmu Komputasi dan Matematika Biologi di Institut Genom Singapura (GIS) dengan profesor ilmu komputer Carl Kingsford dari Universitas Maryland, Amerika Serikat.

Virus umumnya berevolusi secara akumulasi mutasi gradual, tetapi dalam beberapa kasus strain baru influenza dapat muncul dari dua strain berbeda.

Proses itu disebut "reassortment" dan mewakili lompatan dalam evolusi virus.

Strain influenza muncul dalam dari proses itu bisa mendapat kemampuan baru seperti berkembang biak lebih cepat atau dapat menghindari sistem kekebalan manusia lebih baik, menjadikan penelitian yang penting untuk mendeteksi virus seperti itu dari sudut pandang kesehatan publik.

"Reassortment" dapat telah diimplikasikan sebagai penyebab dua dari tiga kejadian pandemi pada abad ke-20, juga pada wabah strain flu H1N1 pada 2009.
Selengkapnya...

Thursday, December 23, 2010

WikiLeaks Beberkan Keterlibatan Militer di Papua Barat


WikiLeaks kembali membocorkan kawat diplomatik rahasia dari Kedutaan Besar AS di Jakarta. Kali ini yang dibahas adalah peran militer di Papua. Menurut dokumen WikiLeaks, pemerintah Indonesia terkesan membiarkan Papua terbelakang dan dikuasai militer.

"Papua secara politik terpinggirkan, ini membuat banyak orang Papua tertarik pada gerakan separatis," demikian bunyi kawat rahasia yang dirilis pada September 2008 itu.


Kawat lainnya, yang dirilis pada Oktober 2007 berisi pernyataan seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Indonesia tentang peran militer di Papua Barat. "Si pejabat Indonesia mengklaim militer Indonesia mengirim banyak pasukan di Papua untuk melindungi dan memfasilitasi kepentingan TNI dalam operasi ilegal logging," demikian seperti dikutip dari the Age, Kamis (23/12).

"Gubernur Papua Barat harus berhati-hati untuk tidak mengecewakan TNI. Menurut Gubernur, TNI berkuasa layaknya sebuah pemerintahan dalam provinsi Papua Barat," demikian WikiLeaks.
Selengkapnya...

Polri Tambah Jumlah Kamera Pemantau


Liputan6.com, Jakarta: Untuk memantau aktivitas dan mobilitas masyarakat Indonesia, Direktorat Polisi Lalu Lintas Markas Besar Polri menambah ratusan kamera pengamat atau CCTV di beberapa lokasi keramaian di Ibu Kota.

"Pemasangan akan dilakukan di tempat-tempat yang menjadi titik keramaian seperti di Ancol, Ragunan, Taman Mini yang diperkirakan banyak pengunjung," tutur Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Pol. I Ketut Yoga Ana kepada wartawan di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (23/12).


Menurut Yoga, ratusan CCTV ini adalah gabungan CCTV milik pemerintah daerah dan kepolisian. "Jumlahnya 100 titik lebih, kalau digabung dengan pemerintah daerah dan kepolisian," ungkap mantan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Gorontalo ini.

Polri juga akan menambah jumlah CCTV yang ada di setiap provinsi di Tanah Air. "Mabes Polri menambah untuk di setiap provinsi tapi lebih dikhususkan pada provinsi yang menjadi prioritas," imbuhnya.
Selengkapnya...

Tampilkan Pakaian Dalam Perempuan, Google Digugat


Lagi-lagi layanan Street View di Google Map menuai masalah. Seorang perempuan Jepang menggugat raksasa internet tersebut gara-gara foto jemuran pakaian dalamnya di depan apartemen tampil di peta. Tidak terlalu besar sih, Google hanya digugat 600.000 yen atau sekitar Rp 69 juta.

Gambar tersebut diambil kendaraan Google Street View yang lewat di depan apartemennya. Seperti dilansir surat kabar lokal Mainichi, gambar tersebut menyebabkan stres dan tekanan psikologis yang sangat mendalam.


"Saya diliputi ketakutan sehingga merasa diincar sebagai target kejahatan seksual," kata perempuan tersebut dalam sidang pertamanya di Fukuoka pekan lalu. Bahkan karena terus dibayangi ketakutan, perempuan tersebut terpaksa keluar dari perusahaannya dan pindah tempat tinggal.

Dalam gugatannya, ia menyatakan bahwa sejak melihat gantungan baju dalamnya menyebar di internet, penyakit obsessive-compulsive disorder pada dirinya semakin parah. Ia juga menjadi takut karena merasa bahwa segala hal pribadi yang dilakukannya dimata-matai.

Google sendiri langsung menanggapi serius gugatan tersebut. Bahkan, foto tersebut langsung dihapus saat perempuan Jepang itu mengajukan gugatan ke pengadilan pada Oktober yang lalu. Namun, ibarat nasi sudah menjadi bubur, perempuan itu telanjur merasa menjadi korban.

"Saya dapat memahami bahwa itu hanyalah sebuah foto. Namun, menampilkan foto pakaian dalamnya, yang sedang dijemur di luar rumahnya, adalah perbuatan yang jelas salah," ujar perempuan itu.
Selengkapnya...